Featured

Pos blog pertama

Ini adalah kutipan pos.

Iklan

Ini adalah pos pertama Anda. Klik tautan Sunting untuk mengubah atau menghapusnya, atau mulai pos baru. Jika ingin, Anda dapat menggunakan pos ini untuk menjelaskan kepada pembaca mengenai alasan Anda memulai blog ini dan rencana Anda dengan blog ini.

pos

HUT AYO MENULIS ke-1

Selamat Ulang Tahun ’Ayo Menulis’. Semoga tambah Jaya, semakin solid anggotanya, semakin tegas cara mengkritik karya-karya yang ada. Agar kelak melahirkan penulis-penulis yang cemerlang. Dapat menuliskan hal-hal positif bagi pembaca. Semoga juga semakin banyak anggotanya yang mengirim karya di grup ’Ayo Menulis’ sehingga banyak yang melahirkan karya-karya baru di Web darahmimpi.com . Semoga semakin maju dan berkembang grup dan webnya hingga dikenal banyak Masyarakat Indonesia. Terimakasih teruntuk para Admin ’Ayo Menulis’ yang telah meluangkan waktu untuk mengkritik dan memberi masukan untuk karya-karya yang telah di kirim ke Grup AM. Walaupun mungkin, kesibukan menghampiri diri para Admin, namun masih menyempatkan memoin karya-karya yang ada di grup. Agar yang mau belajar lebih menjadi penulis-penulis yang lebih baik lagi. ”Kritiklah setegas mungkin agar aku dan kami bisa menjadi lebih baik lagi dalam menulis.” Karena yang dibutuhkan hanyalah belajar untuk yang lebih baik lagi, agar kelak kita semua bisa menjadi penulis-penulis yang gemilang dan penulis yang baik untuk kehidupan. Dan terimakasih pula kepada Admin yang selalu ngepost karya-karya di Website darahmimpi.com 🙂 . Tak peduli larut malam pun terkadang juga dilakoni demi memosting sebuah karya. Tak peduli lelah, namun tetap meluangkan waktu demi Ayo Menulis :). Terimakasih. Kak 🙂 . Teruntuk Darah mimpi. Terimakasih telah mendirikan Rumah semegah ’Ayo Menulis’. Teruslah semangat untuk kami, untukku, dan untuk kita semua di keluarga ’Ayo Menulis’ ini yang para anggotanya semangat tanpa henti berkarya demi cita-cita dan demi Bangsa kita. Teruslah motivasi kami, teruslah tegasin kami, dan teruslah seperti ini. Kita semua sayang ’Darah Mimpi’ 🙂 . Tak terasa sudah satu tahun berlalu Ayo Menulis berdiri dan menampung para Anak-anak Bangsa yang mau belajar serius dalam menulis. Semoga grup Ayo Menulis semakin Jaya dan takkan pernah sirna di Sosial media. Karena ‘Ayo Menulis tempat belajar para Anak Bangsa. ”Sukses terus Ayo Menulis” Jujur. Aku senang sekali berada di Grup AM, aku senang berada di tengah-tengah keluarga Ayo Menulis yang sangat istimewa ini. Banyak pula suntikan motivasi yang disalurkan kepadaku. Kehidupanku semakin berwarna, mimpi-mimpi kian memasti, ingin selalu kukejar tanpa henti. Hingga aku dapat meraih semua mimpi-mimpi. Tiada lagi keraguan. Tiada lagi keputusasaan yang selalu mengganggu pikiran. Yang kian memasti hanyalah pada suatu tujuan. percaya diri dan yakin untuk bisa meraih cita-cita. Kami di Ayo menulis hanya untuk belajar, belajar, dan belajar, jadi. ”Kritiklah sekejam mungkin bila itu perlu. Dan kritiklah sepedas mungkin jika itu mampu menumbuhkan semangat baru” Jangan pernah ragu bagi Admin yang mengkritik skejam mungkin. Karena itu semua demi kita, keluarga AYO MENULIS. Agar menjadi penulis yang lebih baik lagi. SEMANGAT UNTUK AYO MENULIS, JANGAN PERNAH LETIH UNTUK MEMBIMBING PENULIS-PENULIS PEMULA UNTUK MENJADIKAN PENULIS YANG LUAR LUAR BIASA. Kemaren pada Tanggal 07 Februari 2018. Tepat pada waktu Ayo Menulis Ulang Tahun yang ke satu. Ada Pesan suara di grup ’Ayo Menulis’ yang sangat membuatku terharu. Kupikir, kalau hanya pesan suara saja mungkin lambat laun akan dilupakan dan akan hilang ditelan zaman. Agar pesan suara itu tidak hilang, dan selalu ada di setiap zaman. Aku pribadi mau mengabadikan di dalam tulisan. Jadi, mohon maaf banget yah untuk Widya, bila tidak berkenan dengan pesan suaramu yang telah kuubah menjadi tulisan di sini. Mungkin saja tulisannya ada yang salah. MOHON DIMAAFKAN. Niatku cuma satu, mengabadikan pesan suaramu menjadi tulisan agar tidak pernah hilang dan agar di baca teman-teman Ayo menulis bila mereka membaca Blog aku 🙂 . INILAH PESAN SUARA DARAH MIMPI LEWAT GRUP WA ’AYO MENULIS’ ”Selamat Ulang tahun Ayo Menulis. Terus berkarya, jangan pernah menyerah, tetap menjadi kalian, tunjukkan bahwa kalian bisa, bukan menjadi orang lain tetap menjadi diri kalian sendiri. Teruslah berbuat baik, menulislah hal-hal yang baik, jangan pernah lupa kepada orang tua. Dan ingat, menulislah, titipkan pesan sampaikan amanat. Menulislah hal-hal baik karena ingat. Suatu saat tulisan kita akan dibaca oleh banyak orang. Mungkin kalian belajar hari ini kalian belum bisa menulis dengan baik, pesannya masih belum tersampaikan, kalimatnya masih muter-muter, tidak masalah. Semuanya butuh proses, semakin manusia naik tangga. Otomatis tidak langsung sampai ketingkat yang tinggi. Ada tahapnya. Sabar, setia, konsisten, dan jangan pernah malas. Berpikirlah. Kalian menulis untuk banyak orang, memberi manfaat kepada banyak orang. Jika tulisan kalian memberi pesan yang baik otomatis pembaca akan mendapatkan hal yang baik pula. Tapi sebaliknya. Jika tulisan kalian banyak sisi negatifnya. Apa yang akan terjadi dengan para pembaca? . Jangan pernah ragu, jangan pernah malu. Semua butuh proses. jangan terlalu berangan-angan tinggi tulisan kalian harus diakui oleh dunia. Tapi berusahalah menjadi yang terbaik untuk dunia. Terimakasih teman-teman selalu setia di Ayo Menulis. Terimakasih teman-teman selalu berkarya untuk Ayo Menulis. Bahkan kalian rela karya kalian dimuat di website saya. Di website Ayo Menulis. Dengan nama pena saya. Itu hal yang sangat-sangat luar biasa. Untuk itu kalian pantas kalau nanti, karena itu kalian harus benar-benar menjadi orang-orang yang berguna. Bener-bener tulisan kalian bukukan, diterbitkan, dibaca oleh banyak orang. Bukan hanya di website Ayo Menulis. Kalian layak diakui oleh dunia. Bukan hanya diakui oleh Ayo Menulis. Kalian orang-orang yang hebat. Bisa setia di sini selama satu tahun meski terkadang sikapku kurang baik. Entah dengan para Admin, dengan para anggota. Tetapi kalian tetap di sini. Kalian seperti…, kakiku. Saat aku lelah. Dan jika kalian pergi. Siapa yang akan menuntun langkahku. Telah betapa berharganya kalian dihidupku. Teruslah seperti ini. Aku menyayangi dan mencintai kalian, amat sangat mencintai kalian. Jangan pernah lupakan kenangan pada saat Admin moin, kenangan pada saat ada masalah, kenangan pada saat Anggota ada yang bikin onar dan sebagainya. Teruslah di rumah ini. Di rumah Ayo Menulis. Sampai suatu saat nanti Allah membukakan jalan untuk kita, untuk kalian, untukku dan untuk para admin lainnya. Membukaan jalan agar bisa menjadi orang yang baik bagi kehidupan. Khususnya untuk Negara kita. Negara Indonesia Salam. Selamat Ulang Tahun. Ayo Menulis teruslah abadi didenyut nadi Negri ini. Assalamuallaikum Warrohmatullahi Wabarokatu… Assalamuallaikum Warrohmatullahi Wabarokatu… Selamat jalan di Tahun 2018. Semoga menjadi Komunitas yang lebih baik. Lebih nyata dan lebih membanggakan.” 07, FEBRUARI 2018. **PUISI Vien N.H KHUSUS TERUNTUK HUT ’AYO MENULIS’** (1). SELAMAT HARI JADI AYO MENULIS Vien NH Kini hari jadi telah tiba Di mana tempat paling istimewa memasuki tangga usia Berbagai pelajaran telah kudapati Pengalaman telah kutemui Inilah tempat menumbuhkan jati diri Asaku kian terpatri Hingga keinginan semakin menjadi Kado terindahku bukanlah permata Tetapi sebuah rangkaian kata Yang tulus dari hati nan jiwa Dan seucap rapalan doa-doa Agar Ayo Menulis tetap berjaya Dalam setiap masa ke masa Jember, 07 Februari 2018 (2). TERUNTUK AYO MENULIS Vien NH Di tempat ini membawa aku dalam secercah asa Mimpi-mimpi telah terangkai dalam sanubari Menumbuhkan semangat api kian menyala Maaf kutak dapat berbuat apa-apa Hanyalah rangkaian kata dan doa-doa Yang aku punya Teruntukmu Ayo menulis tercinta Kutak menyangka dan menduga Kehidupanku semakin berwarna Karena kalian semua; Keluarga Ayo menulis Sungguh beruntungnya aku Dapat bertemu dengan orang-orang yang dapat memotivasiku Walaupun dalam maya saat ini kurasa Tetapi semoga kita suatu saat dipertemukan di alam nyata Jember, 07 Februari 2018 (3). KATA-KATA ’ULANG TAHUN UNTUK AYO MENULIS’ Terimakasih kuucapkan teruntuk keluarga AM tercinta Dengan adanya kalian hidupku semakin terinspirasi Untuk melanjutkan hidup yang lebih baik lagi Membuang keraguan pada diri Menjadikan kekurangan menjadi kelebihan Dan lebih percaya diri menjalani hayati Di sini kutelah menemukan jati diri yang selama ini kucari Dan membuat hidupku terobsesi Ini bukanlah puisi, melainkan kata-kata yang tercurah dalam hati Teruntuk tempat yang sangat istimewa Dan selalu menyemangati penulis-penulis pemula Di sinilah tempat di mana anak-anak Indonesia berkarya SELAMAT HARI JADI AYO MENULIS Semoga karya-karyanya selalu menginspirasi banyak orang Jember, 07 Februari 2018. Sekali lagi, selamat ulang tahun teruntuk AYO MENULIS. Terimakasih kalian sudah menjadi bagian dari hidupku, bagian dari keluargaku, dan bagian orang-orang yang motivasiku. 🙂 Jember, 09 Februari 2018.

Difabel Berkualitas

Kali ini yang mau aku tulis tentang Difabel
Kenapa?

Karena. Aku berharap orang yang membaca tulisan ini akan termotivasi. Hehee.. Ngarep deh😂.
Dan yang lebih aku harapkan lagi, yang membaca tulisan ini adalah Orang-orang penyandang Difabel. Agar mereka Terinspirasi oleh tulisan ini😊. Ing Sya Allah. Karena aku juga ingin menggebrak semangat mereka😊, agar menjadi difabel yang tangguh dan kuat 😁. Bukannya Difabel yang mudah putusasa.

Difabel memang kerap kali di pandang sebelah mata, bahkan diremehkan oleh orang. Ya, itu sudah biasa. Tak usah pula menyesali diri. Pasrahkan saja kepada Ilahi Robbi. ”Syukuri apa yang ada. Hidup adalah anugrah. Tetap jalani hidup ini. Melakukan yang terbaik. Tuhan pastikan menunjjukan, kekuasaan dan kuasa-Nya. Bagi hambanya yang sabar, dan tak kenal putusasa. JANGAN MENYERAH”. Itu kata D’MASIV Band. Tak usah pula putusasa atau tumbang dalam semangat menjalani hidup, itu semua hanya membuat lemah hatimu saja, buanglah pikiran-pikiran picik yang mengganggu. Pikirkan saja apa kemampuan kita. Hingga menjadi orang yang kreatif dan inovatif di dalam Rudi. Kita buktikan kepada mereka.

Mereka siapa?
Yang meremehkan.

Bahwa orang-orang disabilitas mampu dan layak untuk menjadi orang berkualitas. dan membanggakan Negara tentunya, dengan cara melahirkan banyak buku-buku karya kita dan membuat hal-hal baru atau membuat Kekreatifan yang kita bisa. Hingga kita bisa dipandang difabel berkualitas, dan juga banyak ide. Bukan rendahan yang mereka pikirkan. Tidak lemah, dan tidak dipandang sebelah mata bahkan diremehkan lagi.

”Carilah selalu, apa kemampuan pada diri masing-masing. Selalu mencoba banyak hal untuk menantang kehidupan yang lebih baik.”

”Mantapkan pikiran. Niatkan diri dan tekadkan cita-cita pada sanubari. Janganlah ragu untuk melangkah di masa yang akan datang.”

”Hindari keraguan dalam hati, pupuk dengan semangat tinggi. Agar perjuangan menghasilkan kepuasan pada diri.”

”Dibalik kekurangan , pasti ada kelebihan tersendiri pada setiap manusia”

Pesan teruntuk para orang-orang yang sempurna(dalam artian Fisik). Jangan bully penyandang Difabel. Difabel juga butuh banyak teman dan kebahagiaan, jadi Sayangi mereka, kasihi mereka. Dan jangan sekali-kali menjauhinya, karena itu semua membuatnya terkucilkan.

Jangan sekali-kali mengejek, menghina ataupun membullynya. Karena itu semua dapat menyakiti hatinya. Sungguh sakit. Bukan hanya sakit di hati para difabel, tetapi juga para orang tua nya. Karena aku yakin,

“orang tua juga pasti merasakan SAKIT HATI ketika anaknya tersakiti oleh orang lain”

“Aku menuliskan seperti ini, karena aku cukup merasakan itu semua”.

Jadi, kasihilah dan sayangilah berbagai bentuk insan di dunia. Karena KITA SEMUA SAMA, sama-sama ciptaan Allah. Perbedaan fisik soal takdir sedari lahir. Tetapi Nasib, Allah yang menentukan dalam masa depan kita nantinya. Jadi. Pesanku untuk para Difabel. Jangan pernah putusasa, karena Allah menciptakan kita sebagai orang-orang istimewa, orang-orang yang dipilih-Nya dan disayangi-Nya. Maka dari itu. Allah memberikan bentuk yang berbeda untuk kita(para difabel).

Tetap semangat para Difabel. Tunjukkanlah kepada dunia. Kalau Difabel tak layak untuk diremehkan bahkan dicaci. Tetapi disabilitas harga mati. Inilah disabilitas berkualitas. Bisa Menjunjung tinggi bangsa dan negara dengan cara kemampuan bakat masing-masing.

”Jangan anggap Difabel rendahan, jikalau tidak tahu kisah perjuangan hidupnya seperti apa dan bagaimana”

SEMANGAT PARA PEJUANG DIFABEL”

MAJU TERUUUUUSS……

Jember, 19 JANUARI 2018
Waktu : 00:21

PEJUANG TANI DAN REALITA HIDUP

Vien NH

Perlu diketahui. TANI sama PETANI itu beda profesi. Kalau Tani bisa di katakan orang yang selalu mencari mata pencaharian, di suruh bekerja ke ladang satu dan ladang yang lainnya untuk bekerja menanam padi dan di upahi (dalam bahasa jawa namanya musim TANDUR, yang artinya TANAM). Jadi musim tanam padi. Beda lagi dengan Petani, petani itu orang yang bekerja bercocok tanam. Intinya yang punya sawah. Milik sendiri ataupun sewaan. Yang mengupahi bercocok tanam.
Di sini(Jember) lebih tepatnya. Tanam padi itu tidak setiap hari, tapi ada juga sih di daerah lain yang selalu tanam padi sepanjang bulan dan tahun, jadi tidak ada tuh dalam kamus hidupnya kelaparan pangan. Hehee.. . Entah daerah mana aku kurang paham. Tapi beda di daerah saya di Ambulu lebih tepatnya. Musim-musiman kalau di sini. Berhubung sekarang bulan Januari. Yang katanya orang tua itu Hujan sehari-hari, ini cocok dengan tanaman padi. Karena apa? Karena padi suka sekali sama air. Jangan sampai kering. Kalau sampai kering bisa-bisa mati tanaman padinya. Tapi juga jangan sampe kebanjiran juga ya. Bisa gagal panen. Hehee.. Itulah Petani, repot ngurusi tanduran. Harus ekstra perhatian seperti merhatiin sang Istri atau suami. Jangan lupa di pupuk dan di kasih obat untuk masa-masa pertumbuhan dan menanggulangi hama. Jaman sekarang, beda dengan jaman dulu(zaman nenek moyang aku). Katanya sih ”Mbiyen, pari mulai mancep, uwes di jarno sampek masa panen. Tanpo di keki obat-obatan kimia.” nah itu katanya(mulai padi di tanam, tidak diberi pupuk dan obat kimia seperti zaman sekarang ini. Dibiarkan hingga panen tiba.) Itu zaman dulu. Beda lagi sama sekarang 😊. Kalau sekarang tanam padi tidak diberi pupuk dan obat-obatan lain, seratus persen akan gagal panen. Hama hinggap ditanaman, bakteri dan virus masuk hingga merusak padi. Ada juga yang jadi padi potong leher, dan gabuk dll yang masih banyak lagi. Potong leher itu padi yang tidak sepadan dengan yang lain. Tidak rata. Ada yang pendek dan tinggi, sedangkan GABUK. padi itu kurang isi, memang berbentuk padi, tapi isinya tak ada, menjadi ampang hingga menghasilkan sedikitnya penghasilan. Itu semua memang bener loh. Fakta. Perlu di ingat juga. Hasil yang memuaskan, harus di dasari pengeluaran yang besar pula. Maksudnya apa sih? . Maksudnya gini. Bila ingin untung yang gede, pengeluaran untuk bahan membesarkan tanaman itu haruslah besar juga. Kalau pengeluaran yang dikeluarkan sedikit, tanaman juga menghasilkan sedikit hasil. ITU KUNCINYA BERCOCOK TANAM DALAM LADANG. Sesuaikan dengan pengeluaran kita. Sebenarnya bukan hanya untuk padi saja sih, tapi untuk tanaman yang lain juga bisa. Nah ini yang aku mau bahas tentang padi dulu, yang lain Ingsya Allah nyusul 😊.

*****

Tau nggak sih, orang yang pekerjaannya buruh nanem Padi itu dituntut untuk berangkat kerja pagi. Bahkan masih pagi buta pun, mereka jalani. Tak peduli dengan dinginnya rasa tubuh. Ia lawan bersama teman-teman seperjuangan. Belum lagi mentari yang menyengat di tubuh. Ia hiraukan walau terasa nyelekit. Rasa Capek, itu pasti. Semua tercampur aduk dalam satu rasa. Seperti Es Campur. Tidak lah ya, hehee . Es campur mah enak. Kalau soal dituntut untuk bertanggung jawab dengan para ladang-ladang orang. Itu menjadi beban pikiran. Dituntut untuk ngebut lalu pindah keladang yang satu dan yang lainnya. Hingga beberapa petak sawah yang di tanamin. Hasilpun tak seberapa. Yang penting dapat peluang kerja. Disyukuri saja. Kalau orang sini sih gini mikirnya. “Daripada nganggur, nggak ada penghasilan, cuma numpuk pengeluaran. Lebih baik TANDUR(kerja). Berapapun itu hasilnya di syukuri saja, bisa menutupi kebutuhan sehari-hari.“ Kalau di pikir-pikir memang benar kan. Orang yang tidak punya banyak uang, lebih mentingin kerjaan daripada menjadi PENGACARA (pengangguran banyak acara). Acaranya pasti ngerumpi, ngomongin orang dan berprasangka buruk terkadang sama orang. ITU UDAH PASTI.
Tahukah kalian, orang yang tidak punya, dalam artian tidak banyak uang atau hart, bisa di bilang hidup kekurangan. Itu lebih menghargai uang. Uang receh pun, mereka hargai. Di kumpulin koin per koin hingga menghasilkan banyak koin. Hasil kerja juga kadang dikumpulin, mereka jadikan celengan atau bekal di masa yang akan datang dengan cara membelikan perhiasan. Uang dijadikan barang perhiasan. Gunanya apa sih? . Gunanya dikala sudah kepepet banget tidak punya uang, perhiasanlah yang jadi penolong mereka. Kenapa tidak di simpan berupa uang, karena, kalaupun di simpan dalam bentuk uang. Pasti lambat laun akan terpakai dan habis dikarenakan terpakai oleh kebutuhan sehari-hari. Kenapa juga tidak di Bankin? . iya kalau punya kartu ATM. Kalau tidak, ya kan mending di buat beli perhiasan. Orang yang terlalu menghambur-hamburkan uang, pasti akan dibilang begini sama orang. ”Orang yang tidak pernah tau rasanya susahnya mencari uang, pasti kebanyakan menghambur-hamburkan uang” . atau begini, Ibuku pernah bilang kepadaku tentang kakakku. Begini katanya “Uwong lek urung tau eruh sorone nggolek duit yo ngunu. Duit di sepelekno.” Begitu katanya. Orang-orang bilang begitu karena apa? Karena, mereka tahu, betapa susahnya mencari uang. Uang hasil kerja pun, tidak cukup untuk makan yang mewah-mewah, cuma buat beli tahu, tempe dan yang murah lainya. Makan pun seadanya. Dikarenakan harga pokok semakin menyekik. Dan akhirnya Nerimo opo enek’e. Yang penting bisa makan untuk sehari-hari dan tidak lagi kelaparan itu sudah lebih dari cukup mereka, dan tidak lupa selalu bersyukur kepada-Nya. Uang hasil kerja sehari tidak cukup untuk membeli beras. Harus di kumpulin dahulu hingga beberapa hari. Walaupun itu hanya beras murahan, yang penting bisa makan untuk dua atau tiga hari kedepan. Miris bukan kehidupan orang yang terhimpit oleh ekonomi. Ya, memang miris Sekali.
Beda sama orang Kaya dan Ber’uang. Mereka sama sekali tidak kesusahan untuk masalah UANG DAN KEHIDUPANNYA. Uang tinggal minta kepada bapak ibuknya untuk membeli barang-barang mahal, berfoya-foya ria dengan teman, makanan dan minuman yang berkelas. Itu tidak jadi masalah. Yang mereka pikirkan adalah kebahagiaan tanpa memikirkan materi. Bagi Ibu-ibu rumah tangga pun begitu, minta uang kepada suami, untuk belanja, beli baju-baju termahal, membeli dan mengumpulkan banyak perhiasan mahal, nongkrong di Caffe bersama temannya. Yang mereka pikirkan hanya Menghamburkan Uang demi kesenangan duniawinya. Itulah realita kehidupan. Orang kaya dan orang yang tak punya bak langit dan bumi.

“Dear mentri Pertanian dan pemerintah. Janganlah mempermahal harga pokok(pangan). yang terlalu mencekik masyarakat bawahan, terutama (Beras). Kasihanilah warga kecil yang kurang mampu membeli sembako. Kasihanilah mereka warga kecil. Mereka susah mencari uang, apalagi mencari makan.

SUMBER : Pejuang Tani Dan Suara Rintihan hati Rakyat kecil.

Jember, 16 Januari 2018.

SANG PEJUANG MIMPI

VIEN NH

Asaku sepertihalnya pepohonan yang tumbang lalu tumbuh lagi pohon yang baru. Seperti halnya SEMANGATKU. Beribu kali asaku dipatahkan. Sekalipun sama orang yang kusayang. Pastilah akan tumbuh lagi dan lagi. Takkan pernah tergoyahkan. Sampai aku dapat merengkuh mimpi-mimpiku. Inilah diriku sang Pejuang Mimpi. Takkan pernah putusasa lagi dalam hayati. Memperjuangkan hidup demi cita-cita. Akan selalu berjuang melawan kerasnya patahan semangat yang terlontar. Dan akan semakin kuat. Kini obsesiku semakin tinggi, tiada keraguan lagi. Mungkin ini sebuah kekuatan Ilahi yang diberikan kepada Sang Pejuang mimpi.
Dulu, diriku yang masih bermain-main dalam mimpi. Silih berganti kucari lalu kutemui namun tak jua ada yang pasti. Semua hilang bak dihempas sang ombak. Sirna tinggalah puing-puing kenangan
Tetapi kini, mimpiku akan segara kurengkuh. Cita-cita sudah ada di depan mata, tinggal memperjuangkan semua. Untuk menggapainya. Kuyakinkan diri, untuk meraih semua mimpi. Bila kita yakin, pasti mimpi itu dapat terwujud. Kuncinya mendapatkan mimpi itu adalah YAKIN, dan NIAT. berusaha sekuat tenaga untuk memperjuangkannya. HIDUP, akan sia-sia tanpa adanya ASA. adanya ASA tergantung pada diri manusia. Bila mempunyai keinginan yang kuat, pasti asa akan terobsesi oleh keinginan itu. Dalam HIDUP, harus mempunyai ASA. Agar hidup menjadi bermakna untuk bangsa dan negara. Membanggakan orang tua jua.
Menjadilah remaja yang bertekad tinggi.
Obsesi kian berapi.
Dan selalu memperjuangkan mimpi
Hingga menjadi PEJUANG MIMPI YANG SEJATI.

Jember , 14 Januari 2017.